Dear… ciNtaku..
Salam kasih sayang…
Salam cinta…
Salam kebahagiaan…
Salam kerinduan…
TENANGLAH hatiku, kerana langit tak pun mendengar…
Tenanglah, kerana bumi dibebani dengan ratapan kesedihan.
Dia takkan melahirkan melodi dan nyanyianmu.
Tenanglah, kerana roh-roh malam tak menghiraukan bisikan rahsiamu,
dan bayang-bayang tak be rhenti dihadapan mimpi-mimpi.
Tenanglah, hatiku. Tenanglah hingga fajar tiba, kerana dia yang menanti pagi dengan sabar akan menyambut pagi dengan kekuatan. Dia yang mencintai cahaya, dicintai cahaya.
Tenanglah hatiku, dan dengarkan ucapanku. (Khalil Gibran 1833-1931)
Adek… ini hanyalah sebuah ungkapan perasaan rindu Abang ama Adek.., terkadang Abang bingung, terkadang Abang gelisah.. ya… terkadang juga sedih.;(
tapi Abang tahu ada sebuah harapan akan cinta, dimana sebuah komitmen yang telah kita bangun menjadi modal awal bagi kita untuk melewati hari-hari yang penuh dengan suka, duka, dan apapunlah namanya.., yang pasti Abang sekarang lagi mencari sebuah makna akan cinta & kasih sayang..,
Adek.., Abang gak tahu apa yang harus Abang lakukan… apakah sikap Abang ini terlalu sensitif, apakah Abang sudah sangat terlalu sayang & cinta sama Adek.. ya mungkin karena itu, Abang sudah sangat terlalu sayang & cinta sama Adek.., hari-hari yang Abang lalui selalu dihantui rasa takut akan sebuah kenyataan nantinya yang tidak PASTI… benarkah? Hanya hati & perasaan kita yang mampu menjawab semua kegelisahan ini.., hanya rasa yang mampu menggapai cinta & cita-cita.., hanya keikhlasan akan mampu melewati ala rintangan yang kita hadapi.., & hanya kita yang mampu merekat sesuatu yang tak pasti menjadi sebuah kenyataan yang pasti, kenyataan yang penuh dengan harapan cinta, kenyataan yang mampu membahagiakan sebuah masa depan yang cukup panjang… ya masa depan yang cukup panjang…
Adek.., Abang tidak mau kehilangan Adek.., Abang tidak mau berpisah dari Adek.., Abang tidak mau kehilangan orang yang sangat-sangat Abang cintai.., Abang benar-benar ingin menyatu dalam kehidupan Adek.., Abang berjanji tidak akan mengizinkan seorangpun menghancurkan & memisahkan kita, kecuali Allah SWT.
Ya Allah… bimbinglah kami sampai pada akhir dari sebuah perjalanan cinta..,
Ya Allah… izinkanlah kami menyatu dalam sebuah kehidupan yang abadi dalam kasih sayang…
Ya allah… berilah kekuatan kami supaya kami mampu menjalankan perintah Rasul-Mu…
Ya Allah… hanya Engkaulah yang mampu menyatukan & memisahkan kami…
Ya Allah… pada-Mu lah kami memohon hanya kepada-Mu ya Allah…
Adek.., dengarlah rintihan kasih & cinta Abang..,
Abang memang bukan siapa-siapa.., Abang adalah orang yang penuh dengan serba kekurangan, baik harta, benda & sebagainya…
Abang hidup hanya bermodalkan semangat, jiwa yang tentram, ya… gak perlulah Abang ceritakan… Abang tidak pernah mau mengeluh tentang kehidupan Abang, biar beban kehidupan Abang jalani dengan sebuah senyuman, karena itu adalah sebuah kekuatan yang sampai detik ini Abang masih mampu bertahan dan terus bertahan untuk menjalani pahit getirnya kehidupan ini..;}
Adek.., walaupun kita jarang ketemu, semua itu tidak menjadi beban bagi abang, karena Abang tahu bahwasanya cinta & kasih saying tidak hanya dibuktikan dengan sebuah pertemuan, akan tetapi adalah sebuah keyakinan hati bahwa kita adalah saling mencintai & menyanyangi… Abang tahu, kalo Adek juga merasakan apa yang sedang Abang rasakan.. Abang yakin karena kita memang saling mencintai & menyanyangi…
Udah doeloe ya…
Semoga dengan membaca ini menjadi renungan bagi cinta…
Semoga KU & MU menjadi KITA
.;)
By; Orang yang sedang merindukan Adek..,





weish..untuk adek idris ya…kapan nikahnya…di tungu undangannya ya….ntar biar kawan2 yang lain pada nyusul…Bravo Idris & Adek—–>tapi aq ngak kenal…anank mana dris…salam kompak selalu ya
ntar kalo nikah pasti dikasih tahu en di undang kawan2 smua..
doain ya……….
Dear Abang…
Membaca surat abang untuk sang adek, sungguh indah, betapa bahagianya adek menerima limpahan kasih dan sayang abang dalam kehidupannya. Berbahagialah adek, engkau telah menemukan cinta sejati laki-laki yang begitu tangguh dan kokoh.
Abang,
Ina doakan abang bahagia dengan cinta dan sayang untuk Adek yang begitu abang cintai. YAkinlah, selama cinta dan kasih sayang itu karena Allah SWT, maka Dia akan mempertemukan abang dan Adek nantinya, Insya Allaah …
Love,
Ina El’a